Raybe VTOL merupakan drone fixed-wing dengan mekanisme Electric Tilt-Rotor VTOL (Vertical Take-Off and Landing) yang telah memiliki sertifikasi TKDN, sehingga menjadi pilihan yang sesuai untuk berbagai kebutuhan pemetaan di Indonesia. Drone produksi perusahaan drone lokal yakni BETA UAS ini memiliki keunggulan sistem VTOL memungkinkan drone lepas landas dan mendarat secara vertikal tanpa membutuhkan area take off landing yang luas, sekaligus mempertahankan efisiensi jelajah layaknya fixed-wing saat melakukan misi pemetaan. Dengan waktu terbang hingga 50 menit, jangkauan telemetri mencapai 8 kilometer, serta kemampuan memetakan area hingga 300 hektare dalam satu penerbangan, Raybe dirancang untuk memberikan efisiensi tinggi pada berbagai kondisi lapangan.
Keunggulan Utama Raybe VTOL
| Fitur | Keterangan |
|---|---|
| Maximum Endurance | 50 menit |
| Telemetry Range | 8 km |
| Maximum Mapping Coverage | 300 hektare |
| Positioning | Opsional PPK/RTK |
Spesifikasi Fisik
| Spesifikasi | Keterangan |
|---|---|
| Configuration | Electric Tilt-Rotor VTOL |
| Material | Carbon and Honeycomb Reinforced Structures |
| Wingspan | 1830 mm |
| Planform | 1270 mm |
| Empty Weight | 3850 gr |
| MTOW | 5200 gr |
| Maximum Payload | 500 gr |
| Hardcase Size | 95 × 65 × 35 cm |
Spesifikasi Performa
| Spesifikasi | Keterangan |
|---|---|
| Maximum Speed | 22 m/s |
| Cruise Speed | 17 m/s |
| Stall Speed | 14 m/s |
| Maximum Flight Time | 50 menit (0 MSL elevation) |
| Telemetry Range | 8 km |
| Spesifikasi | Keterangan |
|---|---|
| Battery | 6S 10500 mAh (250 Wh) Li-Ion |
| Propulsion | Brushless Motor |
| Navigation | IMU + GPS |
| Instrument | Airspeed Sensor |
Pilihan Sensor Pemetaan RGB APS-C
Raybe dapat dipasangkan dengan berbagai pilihan kamera APS-C yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan resolusi dan anggaran proyek. Pilihan lensa yang tersedia antara lain:
- 16 mm APS-C
- 25 mm APS-C
- 35 mm APS-C
Pilihan kamera APS-C yang tersedia mencakup 20 MP RGB Camera dan 24 MP RGB Camera untuk mendukung berbagai kebutuhan pemetaan. Kedua kamera dilengkapi sistem pendinginan yang membantu menjaga performa selama misi berlangsung. Kamera 20 MP cocok untuk kebutuhan fotogrametri dasar dengan biaya yang lebih ekonomis, sedangkan kamera 24 MP menawarkan resolusi lebih tinggi serta fitur tambahan seperti konektivitas Bluetooth dan HDMI untuk memudahkan proses konfigurasi dan monitoring.
Pilihan Sensor Pemetaan Full Frame
Untuk kebutuhan pemetaan dengan detail yang lebih tinggi, Raybe juga kompatibel dengan berbagai kamera full-frame. Pilihan lensa yang tersedia antara lain:
- 18 mm Full Frame
- 40 mm Full Frame
- 50 mm Full Frame
- 56 mm Full Frame
Pilihan kamera full-frame yang tersedia meliputi 36 MP RGB Camera, 42 MP RGB Camera, dan 61 MP RGB Camera. Ketiga kamera tersebut mendukung integrasi PPK untuk meningkatkan akurasi pemetaan serta menawarkan kualitas gambar yang tinggi dengan tingkat noise yang rendah. Perbedaannya terletak pada resolusi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan, mulai dari pemetaan umum hingga inspeksi dan pemetaan beresolusi sangat tinggi yang membutuhkan detail gambar lebih tajam.
Selain untuk pemetaan, Raybe juga dapat dikonfigurasi sebagai platform pengawasan udara dengan berbagai pilihan kamera sesuai kebutuhan operasional. Tersedia Wide Angle FPV dengan sudut pandang 160° dan video Full HD, 6x Zoom Gimbal yang dilengkapi kamera 4K dan optical zoom 6x, serta 30x Zoom Gimbal dengan hybrid zoom hingga 30x untuk pemantauan objek dari jarak jauh. Beragam pilihan kamera ini membuat Raybe cocok digunakan untuk kegiatan monitoring, inspeksi, maupun pengawasan area yang luas.
Selain kamera RGB, Raybe juga mendukung berbagai sensor multispektral untuk kebutuhan pertanian presisi, kehutanan, dan analisis vegetasi. Pilihan sensor yang tersedia antara lain MAPIR Survey3 sebagai opsi ekonomis, PARROT Sequoia+ untuk pemantauan kesehatan tanaman, serta AgEagle RedEdge-P yang menawarkan sensor multispektral beresolusi tinggi untuk analisis vegetasi yang lebih akurat. Raybe juga mendukung penggunaan PPK/RTK guna meningkatkan akurasi posisi hasil pemetaan. Sistem ini kompatibel dengan berbagai produk, salah satunya yang terbaik Emlid Reach RS2+, sehingga pengguna dapat memperoleh koordinat yang lebih presisi tanpa harus menambah banyak Ground Control Point (GCP). Dengan dukungan PPK/RTK, hasil pemetaan menjadi lebih akurat untuk berbagai aplikasi seperti survei topografi, pemetaan lahan, perencanaan konstruksi, pertambangan, hingga proyek infrastruktur berskala besar.
Raybe VTOL merupakan kombinasi efisiensi terbang, fleksibilitas sensor, dan kemudahan operasional dalam satu platform. Kemampuan lepas landas dan mendarat secara vertikal membuat drone ini dapat dioperasikan pada area yang terbatas, sementara mode jelajah fixed-wing memungkinkan cakupan pemetaan yang jauh lebih luas dibandingkan drone multirotor. Dengan pilihan kamera RGB, multispektral, kamera pengawasan, hingga dukungan sistem PPK/RTK, Raybe dapat dikonfigurasi sesuai kebutuhan setiap proyek. Fleksibilitas tersebut menjadikannya solusi yang tepat bagi instansi pemerintah, perusahaan survei, sektor pertambangan, perkebunan, kehutanan, maupun konstruksi yang membutuhkan pengumpulan data udara secara cepat, akurat, dan efisien. Dalam pekerjaan pemetaan udara, efisiensi operasional dan kualitas data menjadi dua faktor yang sangat menentukan keberhasilan proyek. Baik untuk survei topografi, pemetaan perkebunan, pertambangan, konstruksi, maupun infrastruktur, penggunaan drone dengan kemampuan terbang lebih lama serta cakupan area yang luas mampu meningkatkan produktivitas secara signifikan.
